Peringati Bulan Bahasa 2026

Di tengah gelombang modernisasi dan disrupsi teknologi yang sering mengikis akar tradisi, kesadaran menjaga bahasa dan sastra menemukan panggungnya di Maluku Utara. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) ISDIK Kie Raha Maluku Utara, menggelar Semarak Bulan Bahasa 2026 bertajuk “Bahasa dan Sastra di Era Digital: Merawat Identitas Lokal, Menguatkan Generasi.” Perhelatan intelektual dan kultural ini bergulir dalam dua babak penting, yakni Sabtu, 24 Oktober, dan Selasa, 27 Oktober 2026.
Langkah awal dimulai lewat mimbar akademik virtual pada Sabtu (24/10). Seminar nasional pembuka ini menghadirkan akademisi Universitas PGRI Wiranegara, Dr. Mochamad Bayu Firmansyah, S.S. , M.Pd. , yang mengupas tuntas transformasi sastra multimodal dalam ekosistem digital. Agenda dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan ISDIK Kie Raha, Ermin Hasan, M.Pd.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr. Sarmina Ati, M.Pd. , menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni tahunan penanggalan kalender. Era digital, menurutnya, tidak boleh diposisikan sebagai ancaman yang mematikan bahasa daerah, melainkan instrumen strategi untuk melipatgandakan literasi, melahirkan karya berkualitas, serta mengibarkan kekayaan budaya Maluku Utara ke panggung yang lebih luas.
Puncak perhelatan berlanjut pada Selasa (27/10) melalui seminar luring yang mempertemukan dua perspektif strategi di bawah panduan moderator Irawati Hi. Malan , M.Pd. Narasumber pertama, CEO Armada Pena Group Syahrian Khamary, S.IP. , C.Ed. , membedah urgensi merawat sabda leluhur lewat sastra sebagai fondasi identitas lokal. Sementara itu, Normala, S.Pd. , yang hadir mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, menggarisbawahi kontribusi konkret generasi muda dalam menata ekosistem kebahasaan daerah agar tetap tangguh menghadapi zaman.
Momentum puncak ini juga ditandai dengan peluncuran lima karya buku monumental hasil pergulatan pemikiran dosen dan mahasiswa:
- Pembelajaran Menulis Kreatif: Teori dan Praktik karya Idrus Ahmad,M.Pd
- Bahasa Indonesia Akademik: Literasi, Genre, dan Komunikasi Ilmiahkarya kolaboratif Dr. Masayu Gay, M.Pd., Julia Ismail, MPd.,dan Nasrullah La Madi, M. Pd.
- Biografi Syahrian Khamary: Penjaga Sabda Leluhur Tidore karya Dr. Sarmina Ati,M.Pd
- Segara Asa,antologi karya Dr. Sarmina Ati, M.Pd.,Syahrian Khamary,bersama mahasiswa
- Ritual Ragam Kosakata Wonge Etnik Ternate: Pendekatan Wacana Budayakarya Dr. Nurbaya, M.Hum

Dinamika acara kian berbobot dengan pementasan drama dan seni tari mahasiswa yang mengangkat khazanah kearifan lokal, Penganugerahan ini menjadi bentuk pengakuan konkret atas keberanian mahasiswa menyuarakan kegelisahan zaman lewat kata estetika.disusul pengumuman serta pengumuman bagi para pemenang lomba cipta puisi kontemporer.
Penyelenggaraan Semarak Bulan Bahasa 2026 ini sekaligus menjadi penegas komitmen persahabatan menyambut Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.Ikrar persatuan tahun 1928 yang menempatkan bahasa Indonesia sebagai perekat bangsa kembali dihidupkan—bukan semata-mata melalui tutur kata yang teratur,melainkan melalui kerja nyata menjaga bahasa daerah dan sastra lokal Maluku Utara agar tidak padam di era kecerdasan buatan.
